Bank Bantul

Tingkatkan Kewaspadaan, Bank Bantul Gelar Pelatihan APU PPT dan PPPSPM

PT. BPR Bank Bantul Perseroda menyelenggarakan Pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) dengan mengusung tema “Awareness Training: Kenali, Cegah dan Laporkan Transaksi Mencurigakan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (26/8) bertempat di Aula PT. BPR Bank Bantul Perseroda sebagai upaya memperkuat budaya kepatuhan dan meningkatkan pemahaman pegawai terhadap penerapan prinsip kehati-hatian dalam dunia perbankan.

 

Pelatihan menghadirkan Direktur Kepatuhan PT. BPR Bank Bantul Perseroda, Bapak Handy Saputro Prabowo, sebagai narasumber utama, didampingi oleh Kepala Bagian SKMR APU PPT. Dalam paparannya, Direktur Kepatuhan menyampaikan bahwa seluruh insan Bank Bantul memiliki peran penting dalam menjaga integritas lembaga melalui kepatuhan terhadap regulasi APU PPT dan PPPSPM. Kesadaran setiap pegawai untuk mengenali karakteristik transaksi yang tidak wajar menjadi langkah awal dalam mencegah penyalahgunaan jasa perbankan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh teller serta beberapa staf PT. BPR Bank Bantul Perseroda yang dalam kesehariannya berinteraksi langsung dengan nasabah maupun proses operasional bank. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai studi kasus dan contoh transaksi yang berpotensi dikategorikan sebagai transaksi mencurigakan sehingga mampu meningkatkan kemampuan analisis serta ketepatan dalam mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Melalui kegiatan ini, PT. BPR Bank Bantul Perseroda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), meningkatkan budaya kepatuhan, serta mendukung upaya pemerintah dan regulator dalam mencegah tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga tercipta sistem perbankan yang semakin aman, sehat, dan terpercaya bagi masyarakat.