SEJARAH PD BPR BANK BANTUL

BPR BANK BANTUL pada awal Pendiriannya dikenal sebagai Perusahaan Daerah Bank Pasar Kabupaten Dati II Bantul, didirikan di Kabupaten Bantul pada Tahun 1983 oleh Suheram Partosaputro, Bupati KDH. TK II Bantul berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 13 Tanggal 19 Desember 1983 tentang “Perusahaan Daerah Bank Pasar Kabupaten Dati II Bantul“ dan telah disahkan oleh Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 21 Agustus 1984 dengan Surat Keputusan nomor 173/KPTS/1984, yang kemudian diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Bantul Seri “D” Nomor 3 tahun 1984 Tanggal 20 September 1984.  Tujuan utama pendirian pada waktu itu adalah untuk mengurangi korban lintah darat serta menyediakan dana pinjaman kepada pedagang kecil/bakul untuk menambah modal usahanya.  Pada saat itu lembaga ini dikelola oleh Bagian Keuangan Pemerintah Dati II Bantul.

Pada tahun 2001 bank mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga bank membutuhkan tambahan modal untuk mendukung kegiatan operasionalnya.  Untuk itu bank mengajukan tambahan modal sekaligus perubahan PERDA.  Akhirnya pada tanggal 16 Juli 2001 Pemerintah Kabupaten Bantul mengeluarkan PERDA Nomor 13 tahun 2001 Tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Pasar Kabupaten Bantul dan telah diundangkan dalan Lembaran Daerah Kabupeten  Bantul Seri “ C’ Nomor   01  Tahun 2001 dengan mengubah Setoran Modal Dasar dari Rp. 1.000.000.000,00 menjadi Rp 15.000.000.000,00  dan kemudian diadendum dengan PERDA Nomor 05 Tahun 2002 Tanggal 11 Maret 2002 Tentang “ Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 13 Tahun 2001 tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Pasar Kabupaten Bantul ” dan telah diundangkan Dalam lembaran Daerah Kabupaten Bantul Seri “C” Nomor 02 Tahun 2002 Dengan merubah pasal 61 tentang pembagian laba BPR.  Seiring dengan perubahan PERDA tersebut, bank juga melakukan perubahan logo perusahaan dikarenakan pada masa sebelumnya perusahaan masih menggunakan logo PEMDA Bantul sebagai logo bank.

bank_bantul_1

Pada tanggal  23 Juni 2006 Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Peratuan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 22 Tahun 2006 Tentang “Pedoman Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah”. Pada Tahun 2007 PD. BPR Bank Pasar Kabupaten Bantul  menyesuaikan Peraturan tersebut dengan melakukan perubahan nama menjadi PERUSAHAAN DAERAH BANK PERKREDITAN RAKYAT BANK BANTUL yang dituangkan dalam PERDA Nomor 9 Tahun 2007 Tanggal 1 Agustus 2007 tentang  “Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Bantul”  dan telah diundangkan dalam lembaran Daerah Kabupten Bantul Seri “D” Nomor   07 Tanggal 1 Agustus 2007.  Perubahan nama tersebut telah didukung pula dengan pengesahan dari Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta Nomor : 09/20/DPBPR/PLBPR/Yk Tanggal  Tanggal 24 Agustus 2007 tentang “Penetapan Penggunaan Izin Usaha dengan Nama Baru“.

Pada Tanggal 30 Maret 2010 Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul mengubah beberapa Pasal dalam Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2007 dengan menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2010 Tentang “Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2007 Tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Bantul” (Lembaran Daerah Kabupaten Bantul Seri D Nomor 2).

Tujuan dari pendirian PD BPR BANK BANTUL adalah untuk membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang serta sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah melalui pelayanan perbankan.

Sejalan dengan perkembangan bank yang semakin pesat diperlukan permodalan yang semakin besar pula, maka pada tahun 2012 Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul menetapkan perubahan modal PD. BPR BANK BANTUL  menjadi sebesar Rp.  100.000.000.000,00  (Seratus Miliar Rupiah) dengan menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 22 Tahun 2012 Tentang “Penyertaan Modal Daerah Pada Badan Usaha Milik Daerah“  pada Tanggal 27 Desember 2012  (Lembaran Daerah Kabupaten Bantul  Nomor 20 Tahun 2012).